Waspada Teror Bom, Perusahaan Ekspedisi Perketat Pengamanan Paket

Waspada Teror Bom, Perusahaan Ekspedisi Perketat Pengamanan Paket

- detikNews
Jumat, 18 Mar 2011 17:56 WIB
Kediri - Maraknya aksi teror bom dengan modus kiriman paket, membuat perusahaan jasa ekspedisi memperketat pengamanan. Setiap konsumen diminta menyebutkan data lebih detail isi paketnya.

Decky, petugas operasional PT Bersaudara Express Cargo (Bex) Cabang Kota Kediri mengatakan, terdapat instruksi dari atasannya untuk bisa meningkatkan pengamanan terhadap setiap paket yang dikirimkan konsumen. Sejauh ini pengamanan sudah dilakukan, namun kali ini lebih diintensifkan.

"Biasanya kami tanya sampai 2 kali, memastikan isinya sesuai dengan yang disebutkan konsumen," kata Decky kepada detiksurabaya.com di lokasi usahanya, Jl.Semeru, Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto, Jumat (18/3/2011).

Decky menambahkan, untuk mengindari kemungkinan menyinggung perasaan konsumen, peningkatan pengamanan tersebut dilakukan secara persuasif. "Alhamdulillah selama ini konsumen bisa menerima. Mereka paham dengan maksud kami, yang memang untuk kebaikan bersama," tandasnya.

Hal senada juga dilakukan di Kantor Pos Besar Kota Kediri. Mengingat pengamanan tidak bisa dilakukan dengan pemeriksaan isi paket secara langsung, bertanya lebih dalam saat ini lebih ditekankan.

"Khusus di bagian layanan paket memang ada instruksi seperti itu. Sebelumnya konsumen sudah diminta menyebutkan, dan kali ini dipertegas oleh petugas," kata salah seorang staf Kantor Pos Besar Kediri tanpa mau menyebutkan namanya.

Sementara Kapolres Kediri Kota AKBP Mulia Hasudungan Ritonga, mengaku juga
memberikan instruksi ke perusahaan jasa ekspedisi agar meningkatkan pengamanan terhadap paket yang dikirimkan konsumennya.

Teknisnya, 3 Kapolsek yang menjadi bawahannya sudah diperintah secara langsung, agar menyampaikan instruksi tersebut kepada perusahaan ekspedisi bersangkutan.

"Mereka juga kami minta selalu koordinasi. Kalau ada yang mencurigakan secepatnya lapor, agar kami bisa mengambil tindakan penyelamatan lebih dini," ungkap Mulia.

Mantan Kapolres Jayawijaya, Papua tersebut juga menegaskan, pihaknya sudah terus berkoordinasi dengan Tim Penjinak Bom (Jibom) Satuan Brimob Polda Jatim, mengantisipasi setiap saat ada ancaman bom.

"Sejauh ini Kediri masih kondusif, tapi kami tidak ingin kecolongan. Setiap saat dibutuhkan kami akan kontak Brimob," tutupnya.
(gik/gik)
Berita Terkait