Penangkapan bermula dari identitas korban dan pelaku dalam tas korban yang ditemukan warga. Korban diketahui bernama Jamilah (24) warga Dusun Guyangan Desa Kapi Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri.
Sementara pelaku diketahui bernama Wahyudi (31) warga Desa Kedunggede Kecamatan Dlanggu, yang berstatus menikah dan mempunyai satu anak. Informasi yang berhasil dihimpun, penangkapan pelaku bermula Selasa (15/3/2011) kemarin, beberapa warga menemukan tas korban berisi identitas korban.
Mendapat barang bukti, petugas akhirnya melakukan pengecekan alamat tersangka. Hasilnya, petugas berhasil menangkap tersangka di rumahnya. Tanpa perlawanan, petugas pun langsung membawa pelaku ke Mapolres Mojokerto.
Kepada petugas, Wahyudi mengaku melakukan tindakan sadisnya itu karena Jamilah memintanya untuk bertanggungjawab atas hubungan gelapnya yang berujung pada hamilnya Jamilah. "Dia minta saya untuk bertanggungjawab, dan minta dinikahi," kata Wahyudi kepada wartawan di Mapolres Mojokerto, Rabu (16/3/2011).
Karena bingung sudah mempunyai istri dan anak, Wahyudi pun sudah berniat jelek dan mengajak Jamilah jalan-jalan ke subuah area persawahan pada Rabu (2/3/2011) pukul 05.00 WIB. Saat sampai di lokasi, keduanya sempat adu mulut.
"Lehernya saya pukul dengan tangan dan langsung terjatuh, kemudian saya hantam kepalanya 4 kali menggunakan batu bata sampai mati. Setelah itu saya lari," kata Wahyudi.
Pria yang bekerja sebagai kuli bangunan di Gedangan Sidoarjo ini mengaku, 7 hari setelah membunuh Jamilah, dirinya sering melihat sosok Jamilah dalam kamarnya. Dia pun ketakutan dan tidak berani keluar rumah.
Sementara Kapolres Mojokerto, AKBP Prasetijo Utomo menjelaskan, motif pelaku adalah kesal korban meminta pertanggungjawaban karena hamil. Karena merasa sudah punya istri dan anak, pelaku akhirnya membunuh korban agar masalahnya bisa selesai.
Barang bukti yang berhasil diamankan petugas adalah batu bata, HP, kosmetik, tas yang berisi baju milik korban, sapu tangan, gelang dan sepatu merah muda. "Hingga saat ini pihak keluarga tersangka belum mengetahui kalau melakukan pembunuhan dan sudah tertangkap," imbuh Prasetijo.
Sebelumnya, Rabu (02/03/2011) sesosok mayat perempuan sedang hamil 4 bulan ditemukan di sebuah sungai dekat persawahan di Desa Bakalan Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Penemuan mayat itu pertama kali ditemukan oleh Saripan (75), seorang petani setempat dengan posisi tengkurap.
(fat/fat)










































