Gara-gara Mau Jadi TKW, Istri Dibacok Suami

Gara-gara Mau Jadi TKW, Istri Dibacok Suami

- detikNews
Sabtu, 12 Mar 2011 16:09 WIB
Malang - Keinginan Cindy Marly Kusumawardani (20) menjadi TKW mendapat penolakan dari sang suami. Bahkan, untuk menggagalkan rencana istrinya, Suprapto (23), nekat menganiaya Cindy dengan senjata tajam.

Akibat perbuatan suaminya, ibu satu anak ini mengalami luka bacok di bagian kaki kirinya. Peristiwa tragis yang menimpa warga Dusun Krajan, Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, terjadi awal bulan Februari lalu.

Ketika itu Cindy menyampaikan keinginan untuk bekerja di Malaysia kepada sang suami. Mendengar hal itu, pelaku langsung naik pitam dan mengambil sebuah clurit dari dalam rumah. Seketika itu pelaku membabi buta membacokkan clurit ke arah korban. Beruntung aksi brutal pelaku diketahui orang tua korban yang tinggal satu rumah. Setelah berhasil melukai korban, pelaku kabur meninggalkan rumah.

Baru Jumat (11/3/2011) malam, pelaku dapat dibekuk aparat kepolisian di perempatan Kepanjen. Kini untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku mendekam di sel tahanan Mapolsek Sumberpucung.

Menurut Markoni (44), orang tua korban, niat putrinya bekerja ke luar negeri untuk menyambung hidup. Karena selama ini pelaku sebagai kepala rumah tangga, tidak pernah memberikan nafkah. "Karena sang lelaki tak bekerja, anak saya memutuskan untuk menjadi TKW ke Malaysia," ujar Markoni, seorang anggota TNI AD saat ditemui wartawan di rumahnya, Sabtu (12/3/2011).

Namun, rencana putrinya ini ditolak oleh pelaku dengan alasan sengaja menghancurkan bahtera rumah tangga yang telah dibangun. Karena untuk kedua kalinya korban meninggalkan keluarga hanya demi meraup rezeki di luar negeri.

"Memang sudah pernah anak saya menjadi TKW, ini mau kedua kalinya. Tapi semua itu dilakukan untuk keluarga," jelasnya. Sebagai orang tua, Markoni menyesali aksi brutal pelaku yang tega menganiaya istrinya tersebut. Kondisi korban sendiri saat ini tengah menjalani rawat jalan akibat luka serius di bagian kaki kirinya.

Kanitreskrim Polsek Sumberpucun,g Aiptu Tamam menuturkan, semenjak kejadian awal Febuari 2011 lalu, kasus ini telah diselidiki oleh jajarannya. Baru kemarin malam, pelaku berhasil dibekuk usai bersembunyi di Surabaya. "Kemarin malam, kita tangkap ketika berada di perempatan kepanjen," ujarnya terpisah.

(bdh/bdh)
Berita Terkait