Bentuk protes, pendemo juga menabur beras bulog. Aksi yang dikawal ketat pihak kepolisian setempat itu, juga menuding pihak bulog telah melakukan tindak pidana korupsi beras raskin.
Pihak bulog mendistribusikan raskin kualitas jelek, yang harganya jauh lebih murah. Kualitas beras yang diterima warga miskin berwarna kuning dan telah rusak dimakan kutu beras.
Dalam orasinya, koorlap aksi, Edy Junaidi mengatakan, pihak bulog selalu mengambil keuntungan dengan program beras raskin.
"Beras yang jelek diberikan pada warga miskin. Keuntungannya dimakan oleh oknum bulog," teriak Edy di depan gudang bulog, Jalan Raya By Pass, Kalianget, Sumenep, Selasa (8/3/2011).
Bahkan, takaran raskin yang seharusnya diterima 15 kg, kenyataannya hanya 10 kg. "Ini sudah jelas bernuansa korupsi dengan pengurangan takaran beras raskin," tandasnya.
Dia mengancam bakal melakukan aksi lebih besar jika pihak bulog tidak membenahi dan menarik beras kualitas jelek yang sudah didistribusikan di tengah masyarakat miskin.
Puas berorasi, 6 perwakilan akhirnya diterima pihak bulog. Peserta aksi terus melakukan orasi di depan gudang bulog.
(fat/fat)










































