Rencana pengembagan makam Gus Dur tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf saat membahas hal tersebut bersama pengasuh Ponpes Tebuireng, KH Salahuddin Wahid (Gus Solah), Deputi Kementerian Kesra Bidang Kebudayaan, Sugihartatmo, dan Bupati Jombang, Suyanto di Gedung Suro Pemkab Jombang, Rabu (2/3/2011) siang.
"Kita masih ancang-ancang untuk mengembangkan, untuk masalah model bangunan atau teknisnya nanti kita akan berkordinasi lagi dengan pihak-pihak terkait," ujar Gus Ipul kepada wartawan di sela-sela acara.
Sejumlah perwakilan dari Institut Teknologi 10 November Surabaya (ITS) juga terlihat mempresentasikan master plan yang sudah kelar digarap yang nantinya akan digunakan untuk merenovasi makam Gus Dur.
Hasil presentasi tersebut, lanjut Gus Ipul, nantinya bisa langsung diketahui dengan sangat jelas posisi lokasi Gus Dur, pembangunan lahan parkir, akses jalan menuju makam, dan tempat peziarah melakukan aktifitasnya. "Setelah rapat ini, hasilnya akan kami siarkan dengan jumpa pers," ujar kata Gus Ipul.
Dari pengamatan detiksurabaya.com, Desa Tebuireng saat ini sangat ramai, bahkan sejumlah gang saat ini sudah menjadi pasar layaknya seperti makam-makam Wali Songo.
Sementara tempat parkir kendaraan bagi peziarah, saat ini dibuka lahan parkir di Dusun Seblak, sebelah Utara Tebuireng yang berjarak sekitar 500 meter.
(bdh/bdh)










































