Ribuan personel kepolisian tersebut terdiri dari 637 personel dari jajaran Polres Tuban, 200 personel Dalmas dari Polres Lamongan, Gresik dan Polres Bojonegoro yang di BKO ke Tuban. Ditambah sebanyak 180 personel dari pasukan Brimob Polda Jatim, serta jajaran TNI, pasukan Satpol PP dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) dari Pemkab Tuban.
Mereka diinstruksikan menjaga setiap sudut teritorial Kabupaten Tuban. Untuk kepentingan pengamanan helat politik 5 tahunan ini, Pemkab Tuban mengalokasikan dana APBD 2010 sebanyak Rp 2,4 miliar melalui KPUK Tuban.
Kapolres Tuban, AKBP Nyoman Lastika menyatakan, pengerahan ribuan personel ini semata untuk menjaga keamanan dan ketertiban dalam Pemilukada Tuban 2011. Pengerahan dilakukan selama 133 hari dalam rangkaian pengamanan Pemilukada bertajuk Mantap Praja Ronggolawe 2011.
"Pasukan Brimop kita bagi dalam 5 rayon yang tersebar di 20 kecamatan, setiap rayon diawasi dan dikontrol 1 peleton. Sedangkan untuk setiap anggota menjaga 2 sampai 3 TPS," tegas Nyoman Lastika saat ditemui di Mapolres Tuban.
Sedangkan jumlah TPS yang disiapkan KPUK Tuban adalah sebanyak 1.984 unit. Jumlah tersebut belum termasuk TPS di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan kotak suara yang disebar di rumah sakit. (fat/fat)










































