Menurut ibu Anggun, Puji Astutik (31), anaknya mengalami demam dan terus-terusan menangis. Yang diinginkan diajak jalan-jalan terus. Waktu diajak sekolah, dia mengaku takut bertemu kepala sekolah jika dirinya kembali bersekolah.
"Anak saya enggan sekolah, takut bertemu kepala sekolah," kata Puji kepada wartawan sembari menangis di rumahnya, Kamis (24/2/2011).
Selain tidak mau sekolah, Anggun juga lari saat melihat temannya melintas memakai seragam sekolah. Bahkan sejak kejadian itu, Anggun juga ketakutan jika melihat pria yang sudah dewasa.
"Mungkin saja dia saat ini sangat trauma dengan laki-laki dewasa. Makanya kalau bertemu dengan mereka, anak saya langsung lari," jelas ayah Anggun, Yono.
Sementara pelaku bernisial FAT (53) masih diburu polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Polisi juga masih mencari keberadaan pelaku yang belum diketahui keberadaannya.
"Kita masih mencari keberadaan tersangka dulu, kalau tertangkap kita akan periksa dan mintai tanggung jawabnya," kata Kasubag Humas Polres Jombang, AKP Yogas kepada wartawan.
Sebelumnya, Rabu (23/2/2011) kemarin, seorang siswi di SDN Mejoyolosari menjadi korban pencabulan yang dilakukan kepala sekolahnya sendiri. Bahkan, perbuatan bejat tersebut sudah berlangsung tujuh kali.
(fat/fat)










































