Hari Sabtu lalu PSSI secara mengejutkan tidak meloloskan George Toisutta dan Arifin Panigoro dari verifikasi calon ketua umum. Dua nama yang lolos adalah Nurdin Halid dan Nirwan Bakrie, yang oleh banyak orang dianggap status quo.
Walaupun membuka kesempatan keduanya untuk melakukan banding, tapi PSSI terlanjur dianggap melakukan kontroversi lagi. Suporter pun bergerak untuk melakukan aksi demonstrasi di berbagai daerah, termasuk yang melibatkan ribuan orang di kantor PSSI di Jakarta hari ini.
"Masih ada diskriminasi (di PSSI). Jelas ini mengundang reaksi di masyarakat," tutur Syaifullah, atau yang biasa disapa Gus Ipul, dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Malang, Rabu (23/2/2011) sore.
Secara eksplisit Gus Ipul yang juga ketua KONI Jatim itu memberi dukungan pada George untuk maju di bursa pemilihan ketua umum baru PSSI.
"Pak George itu layak jadi ketua umum, sayang jika digagalkan," ujarnya. "Pak george banyak memperjuangkan sepakbola."
Dalam kesempatan itu ia juga menyesalkan munculnya PSSI tandingan termasuk di Surabaya. Padahal aspirasi sebagai bentuk protes bisa disampaikan dalam bentuk lain.
"Harapan kami itu tidak ada (PSSI tandingan,red). Jika tetap bergulir kami menyesalkan," katanya.
Ditanya apakah sikap KONI Jatim terhadap reaksi masyarakat untuk mendesak Nurdin Halid turun dari jabatannya, ia menanggapi dingin. "Itu domain PSSI, saya no coment," imbuhnya.
(fat/fat)










































