Peristiwa itu terjadi saat Devi yang dibonceng kakak iparnya, Abdul Salam (25) menuju rumah saudaranya di seberang jalur kereta, sekitar 300 meter dari rumahnya. Mereka bermaksud meminjam terpal yang sedianya akan digunakaan untuk melindungi rumah dari hujan, kebetulan rumah mereka sedang direnovasi.
Namun nasib berkehendak lain. Sesampainya di persimpangan kereta api, tiba-tiba dari arah selatan sedang melaju kereta dengan kecepatan tinggi. Brak! Motor yang mereka kendarai tertabrak hingga masuk ke dalam jurang.
Devi, yang masih kelas 6 SD tewas seketika dengan kondisi mengenaskan. Sedangkan Abdul Salam mengalami luka serius dan langsung dibawa ke RSUD Rr M Shaleh, Kota Probolinggo.
"Devi korban seketika di TKP sedangkan kakak iparnya saat ini kondisinya sangat kritis," kata Sali, salah seorang perangkat desa setempat kepada detiksurabaya.com, Selasa (22/2/2011).
Menurut pria yang sempat mengantarkan korban ke rumah sakit ini, keduanya korban sedianya memang hendak meminjam terpal untuk menutupi rumah mereka yang sedang direnovasi. Kebetulan saat itu memeang kondisinya gerimis.
Sali menambahkan kalau selama ini, korban tinggal bersama bibi dan neneknya karena ibunya sedang bekerja di Bali. Hingga saat ini, ia belum mengetahui apakah ibu korban sudah menegetahui nasib anaknya.
(fat/fat)











































