Mereka terpaksa menggelar try out tanpa kenyamanan lantaran dihantui banjir yang ada di sekelilingnya. Para siswa kelas 3 yang menggelar try out di tengah banjir setinggi betis orang dewasa yakni SMA Khozainul Ulum Desa Bojoasri, Kecamatan Kalitengah.
Rupanya, selama sebulan ini para siswa terpaksa menggunakan sandal sebagai alas kaki karena ruang kelas mereka terendam banjir. Meski kondisi memprihatinkan, para siswa tetap bersemangat mempersiapkan diri menghadapi Unas yang digelar April mendatang.
Salah seorang siswi SMA Khozainul Ulum, Siti Maghfiroh mengaku, dia dan teman-temannya masih bersemangat belajar menghadapi Unas meski dikepung banjir. "Mudah-mudahan saja banjir cepat surut sehingga kami bisa belajar dengan tenang," ungkapnya kepada wartawan di lokasi, Senin (21/2/2011).
Sementara para guru resak khawatir nilai anak didiknya akan turun sebagai dampak banjir yang merendam sekolah sejak sebulan lalu. Salah seorang guru, Musa mengungkapkan, banjir sudah sebulan merendam sekolahnya, sehingga praktis kegiatan belajar mengajar juga terganggu.
Meski dalam try out kali ini nilai siswa akan terganggu, namun para guru mengimbau anak didiknya untuk tetap giat belajar. "Bagi kami, lebih baik anak didik tidak lulus dalam try out dari pada tidak lulus dalam unas april nanti," pungkasnya.
(fat/fat)










































