Mustakim (60), paman korban mengatakan, jenazah Hasan tengah dalam proses pemulangan dari negeri jiran itu. Dijadwalkan jenazah tiba di Bandara Juanda, Minggu (20/2/2011), sekitar pukul 18.10 WIB.
Sesuai informasi yang diterima keluarga, warga Desa Brongkal RT 06/RW 02, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, ini meninggal dunia Jumat (18/2/2011) sore, ketika menjalani perawatan di rumah sakit. Dia mengungkapkan, korban menjalani perawatan usai tak sadarkan diri saat bekerja.
"Kerjanya sebagai tukang las, kata dokter ada pengumpalan darah di kepala, kemudian pecah hingga membuat korban tak sadarkan diri," jelas Mustakim, saat ditemui di rumah korban.
Diduga kuat, bagian kepala korban sempat mengalami benturan yang memicu terjadinya pengumpalan darah pada otak. Keluarga sendiri belum bisa menemukan jawaban atas dugaan tersebut. "Katanya darah menggumpal, karena pernah ada benturan," ujarnya.
Mustakim menerangkan, korban telah 2 tahun lebih bekerja di Malaysia sebagai tukang las dengan gaji sebesar 70 Ringgit per hari, atau dalam mata uang Indonesia senilai Rp 200 ribu.
Dirinya pernah bertemu dengan korban saat berada di Malaysia lima bulan lalu. Kala itu korban nampak masih terlihat bugar. "Saya juga TKI di Malaysia, baru empat bulan ini pulang. Saat ketemu disana, korban masih sehat," bebernya.
Untuk menjemput jenazah korban, keluarga sendiri meminta bantuan mobil ambulance milik Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang.
(bdh/bdh)











































