Dari pengamatan pukul 00.00 WIB-12.00 WIB yang dilakukan di pos pengamatan gunung berapi di Desa Cemorolawang, letusan masih berlangsung terus menerus dengan disertai suara gemuruh dan dentuman berkekuatan sedang.
"Terjadi 20 kali letusan kuat dengan amplitudo 38-40 mm disertai gempa selama
20 - 30 detik. Letusan disertai lontaran material pijar atau bom vulkanik," kata Kepala Bidang Mitigasi PVMBG, Gede Suantika, dalam pesan singkat yang diterima detiksurabaya.com, Sabtu (19/2/2011).
Gede menambahkan dalam cuaca terang dan mendung ini, Bromo mengeluarkan asap kelabu kecoklatan dengan ketinggian asap mencapai 400-800 meter yang diterbangkan angin ke timur dan timur laut. "Jarak aman masih 2 km dari pusat letusan," tandas Gede.
(iwd/fat)











































