"Rel masih bisa dilewati karena tanah dan batu longsoran tanggul masih berjarak 5 meter dari rel ke arah timur. Tapi kereta yang lewat harus melaju dengan kecepatan 5 km/jam," kata Humas PT KA Daops VIII Surabaya, Sri Winarto, saat dihubungi detiksurabaya.com, Sabtu (19/2/2011).
Setelah terjadi longsor hingga siang ini, sudah ada beberapa kereta yang telah melewati titik tersebut seperti Komuter, KA Mutiara Timur, KA barang dan juga KA Logawa. Kereta-kereta tersebut melintas dengan lancar.
Kondisi ini, kata Winarto, sama seperti saat terjadi longsoran tanggul yang jaraknya tidak jauh dari longsoran yang sekarang. Yang dilakukan pihak PT KA Daops VIII saat ini adalah terus melakukan pengawasan dan pemantauan selama 24 jam.
"Jalur Porong ini sangat sibuk. Setiap harinya bisa dilewati 22 kereta pulang pergi," tandas Winarno. (iwd/fat)










































