"Kasus yang diawali ejek-ejekan penyerang dengan santri itu tidak mendasar," kata Ketua YAPI, Muchsin Assegaf saat jumpa pers bersama Rois Suriah MWC NU Bangil di komplek Ponpes, Rabu (16/2/2011).
Sebelumnya Kapolda Jatim Irjen Pol Badrodin Haiti menyatakan bahwa pemicu penyerangan karena adanya saling ejek antara penyerang dengan santri yang sedang main futsal.
Sebab menurut Muchsin, penyerangan yang menimpa santrinya sudah sering kali terjadi. Termasuk pengeruskan dua rumah ustadz dan pondok putri.
"Selama ini setiap kejadian selalu kita laporkan, tapi tidak ada pelaku yang ditangkap. Baru kali ini ada pelaku yang ditangkap," tuturnya.
Muchsin Assegaf dalam kesempatan itu menegaskan bahwa santrinya dalam kasus yang terjadi Selasa (15/2/2011) berusaha untuk membela diri karena diserang.
"Santri kita bukan menyerang dulu. Kita ini korban. Kami berharap, proses hukum dapat ditegakkan dan kejadian ini tidak akan terulang lagi," tegasnya.
(gik/gik)










































