Dua mahasiswa kakak beradik yang baru pulang dari Mesir tersebut yakni Zulfikar dan
Dzunun Amrullah, warga Jalan Sunan Giri Lamongan.
Isak tangis langsung menyeruak saat mobil yang membawa dua mahasiswa ini masuk ke
komplek Ponpes Tanfirul Ghoyyi, Jumat (11/2/2011). Begitu keluar dari mobil, dua bersaudara ini langsung disambut dengan kesenian hadrah.
Bahkan, kedua orang tua mahasiswa tersebut memeluk erat anaknya, karena sudah lama berharap agar mereka bisa pulang dengan selamat disaat kondisi Mesir yang tengah bergolak.
Zulfikar, saat berbincang dengan wartawan mengaku selama gejolak yang terjadi di Mesir, mahasiswa Indonesia kerap kali mendapat intimidasi. "Mereka mengancam kami jika kami tidak pulang ke negara kami," ujarnya.
Meski kini telah berada di tanah air, Zulfikar masih berharap untuk bisa kembali ke
Mesir untuk melanjutkan studinya. "Karena saat ini saya sudah semester akhir," ujarnya.
(bdh/bdh)










































