Siswi SD Kabur Setelah Disiksa dan Dipaksa Jadi TKW

Siswi SD Kabur Setelah Disiksa dan Dipaksa Jadi TKW

- detikNews
Selasa, 08 Feb 2011 13:56 WIB
Pamekasan - Seorang gadis cilik berinisial ZB (13) terpaksa meninggalkan sekolahnya di SD Banyupele Pamekasan Madura, lantaran disiksa dan dipaksa orangtuanya menjadi TKW ke Arab Saudi.

ZB pun memilih kabur dari rumahnya di Dusun Aengnyonok Desa Banyupele, Kecamatan Palengaan Pamekasan. Dalam pelariannya, ZB akhirnya menuju tempat kerjanya Tijah (32), bibinya yang bekerja di warung kikil Jalan Segara Gang 2 Pamekasan. Oleh bibinya, Zubaidah diantar ke Rumah Batik Soraya milik Soraya Ismail Khuddah di sebelah warung kikil.

"Karena terlalu kecil, saya hanya menampung dan akan menyekolahkan dia. Sayang, dia tidak kerasan dan kembali ke warung bibinya," kata Soraya di rumahnya, Selasa (8/2/2011).

Soraya yang kebetulan menjadi anggota Komisi Perlindungan Anak Pamekasan, akhrinya meminta Front Pembela Islam (FPI) untuk mengadvokasi ZB.

"Saya hanya menampung ZB. Selanjutnya, saya akan sowan ke rumah orangtua ZB agar tidak memaksakan kehendaknya untuk mempekerjakan ZB sebagai TKW. Kecuali jika nanti ZB telah dewasa," kata Abdul Halim, salah seorang pengurus FPI Pamekasan.

Menurut Abdul Halim, ZB adalah anak kedua pasangan Sirah dan Bunadi, Aeng Nyonok Banyupele, Kecamatan Palengaan. "Untuk keamanan dan keselamatan Zainab, dia saya titipkan kepada Bu Soraya dan Buk Tijah," pungkas Abdul Halim.

(fat/fat)
Berita Terkait