Menurut sejumlah saksi, Usman yang saat itu mengetahui istrinya, Hartati (36) sedang berduaan dengan Sholeh langsung mendatangi mereka berdua dan langsung melayangkan clurit ke kepala Sholeh.
Karena tidak kena, Sholeh pun membalas dengan memukulkan kayu yang ada di sekitarnya. Mendapat perlawanan, Usman pun kembali melayangkan clurit. Akibatnya, kepala Sholeh terkena sabetan clurit dan langsung terkapar. Sementara itu istri Usman, melihat kejadian itu langsung melarikan diri.
Melihat ada perkelahian tersebut, beberapa warga pun langsung melapor ke pos Quick Respon Samapta yang berada tepat di depan pasar Niaga. "Dia dibacok sampai berdarah, saya langsung lapor ke polisi dan menelpon ambulance," kata Andika (32), saksi mata kepada detiksurabaya.com di lokasi kejadian, Sabtu (5/2/2011) sore.
Mendapat laporan tersebut, petugas pun mendatangi lokasi dan langsung meringkus Usman dan membawanya ke Polres Jombang dengan menggunakan mobil patroli.
Kepada wartawan, Usman menjelaskan jika sudah setahun ini istrinya sering keluar dengan pria lain. Namun baru kali ini Usman memergoki keduanya bermesraan di pasar.
"Melihat istri saya dipeluk-peluk, saya langsung bacok dia (Sholeh, red)," ungkap Usman sembari menangis kepada wartawan di Mapolres Jombang Jalan Wahid Hasyim.
Menurut Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Nur Hudayat, saat ini pihaknya akan
mendalami motif pelaku membacok korban dan akan mencari posisi istri pelaku yang kabur. "Kita akan dalami kasus ini dan mencari motif pelaku membacok korban," ujar Nur Hidayat kepada wartawan.
(fat/fat)










































