"Salah seorang korban (Yateni, red) memang warga desa kami dan sudah dimakamkan kemarin. Dia meninggal seorang anak dan istri," kata Kades Ketepung Hadi Wiyono dihubungi detiksurabaya.com, Jumat (4/2/2011).
Informasi yang dihimpun, Yateni dan Tumardi diterkam harimau di dekat perusahaan tempatnya bekerja, Rabu (2/2/2011) malam. Peristiwa itu terjadi malam hari saat korban bersama sejumlah teman kerjanya sedang berada di lokasi tersebut. Tiba-tiba muncul seekor harimau yang menghampirinya.
Mengetahui bahaya mengancam, mereka berusaha melarikan diri. Naas, dua korban terjatuh dan langsung diterkam binatang buas itu hingga tewas. Setelah divisum di salah satu rumah sakit di Jambi, jenazah korban kemudian dikirim ke rumah duka di Pacitan.
Sementara itu, hingga Jumat sore jenazah koraban lainnya, Tumardi, belum tiba di rumah duka Desa Jatigunung, Kecamatan Tulakan. Informasi yang dihimpun Jenazah dikirim melalui jalur udara melalui Bandara Adi Sucipto Jogjakarta dan dibawa ke Pacitan dengan jalan darat.
"Sampai sekarang kami masih menunggu," ujar Kepala Desa Jatiugunung Mat Rochan saat dihubungi.
(fat/fat)











































