Menurut ayah Ernanto, Lereh (57), saat itu dirinya pulang usai bekerja sebagai tukang becak di Teminal Kertajaya Kota Mojokerto. Saat sampai di rumah, Lereh sudah mendapati Ernanto dengan kondisi kejang-kejang dan mulutnya mengeluarkan busa.
Melihat anaknya dalam kondisi seperti itu, tanpa banyak bicara, Lereh pun langsung
membawanya ke IRD Dr Wahidin Soediro Hoesodo Kota Mojokerto dan nyawa Ernanto pun berhasil diselamatkan.
"Mulutnya mengeluarkan busa, di sampingnya ada botol pembersih lantai," kata Lereh,
kepada wartawan di RSUD Dr Wahidin Soediro Hoesodo Kota Mojokerto. Kamis (3/2/2011) siang.
Menurut Lereh, sebulan yang lalu Ernanto hendak menikah dengan seorang perempuan, sebut saja Siska. Entah tidak merasa kurang cocok atau apa, akhirnya Ernanto ditinggal Siska menikah dengan orang lain.
"Memang sepertinya tunangan anak saya kurang cocok, jadi dia nolak dinikahi dan pilih nikah sama orang lain," ujar Lereh.
Bahkan, lanjut Lereh, Siska telah membawa kabur motor dan beberapa perhiasan yang sudah dibelikan Ernanto untuk perkawinan mereka.
(bdh/bdh)










































