"Air sudah meluber kemana-mana. Di Jalan, air sudah meninggi hingga 130 cm.
Sedangkan air yang masuk ke rumah sudah setinggi 50-70 cm. Kenaikan air ini ada kenaikan 30 cm dibanding hari kemarin," kata Camat Pakal, Eddy Cristijanto, saat dihubungi detiksurabaya.com, Rabu (2/1/2011).
Eddy menjelaskan jika air sudah menggenangi sedikitnya 4 dusun di Desa Sumberrejo yakni Krenuk, Sumber Manding, Sumber Langgeng dan Sumber Daya. Wilayah yang paling parah terendam banjir, kata Eddy, adalah Krenuk dan Sumber Manding. Di dusun tersebut, warga seakan terisolasi karena mereka tak bisa keluar dusun tanpa kendaraan.
"Untuk transportasi warga, kami menyediakan perahu karet," tambah Eddy.
Saat ini 7 perahu karet sudah disiapkan untuk mengangkut warga. 7 Perahu karet tersebut, 4 berasal dari Pemkot Surabaya sedangkan 3 dari Kodam Brawijaya. Sementara bantuan makanan diberikan dalam bentuk pemberian mie instan kepada setiap kepala keluarga (KK).
"Warga meminta mie instan. Satu KK satu dus mie instan," lanjut Eddy.
Eddy menambahkan, jika ketinggian air terus bertambah maka warga bisa saja
dievakuasi ke Surabaya Sport Centre (SSC). Saat ini saja posko penampungan sudah disiapkan di Perumahan Suryanata yang letaknya memang lebih tinggi. "Tetapi warga masih memilih bertahan," tandas Eddy. (iwd/fat)











































