"Gresik Selatan sudah sedikit surut, tetapi Cerme dan Balongpanggang masih banjir," kata Kabag Humas Pemkab Gresik, Andi Hendro Wijaya, saat dihubungi
detiksurabaya.com, Rabu (2/1/2011).
Sementara Camat Cerme, Bambang Wibisono, mengatakan ketinggian banjir yang menggenangi wilayah Cerme baik pemukiman dan jalan masih di atas lutut orang dewasa atau setingggi 60 - 100 cm. Wilayah yang paling parah terendam banjir adalah Morowudi, Dungus dan Pandu.
"Bantuan ke pemukiman penduduk yang terkena banjir sudah dilakukan. Berkoordinasi dengan Pemkab Gresik, kami sudah menyalurkan sembako dan juga nasi bungkus," ujar Bambang.
Karena jalan masih terendam banjir, maka Jalan Cerme masih ditutup. Penutupan
sendiri sudah dilakukan sejak kemarin. Dari bagian selatan, penutupan dilakukan di pertigaan Bunder, sementara untuk bagian utara penutupan dilakukan di perempatan Bringkang.
(iwd/fat)











































