Pantauan detiksurabaya.com, Senin (24/1/2011) pukul 17.00 WIB, puluhan warga Lamongan terlihat bergerombol di tepi jalan. Mereka memeloti semua kendaraan yang melaju dari arah Babat ke Sarabaya.
Beberapa titik yang menjadi konsetrasi warga untuk menghadang bonek diantaranya depan Stasiun Lamongan, di sekitar Desa Karanglangit, kecamatan kota dan juga di pertigaan Sumlaran, Kecamatan Sukodadi serta sejumlah titik lainnya di sepanjang jalur ini.
Untuk mengantisipasi terjadinya bentrokan, petugas kepolisian dari Polres Lamongan berusaha membubarkan kerumunan massa. Dengan menggunakan pengeras suara, polisi memberikan pengertian kepada warga jika tidak ada suporter bonek yang akan lewat Lamongan.
Hal yang sama juga dilakukan oleh LA Mania, suporter Persela. Mereka juga meminta pengertian kepada massa untuk membubarkan diri. "Kami minta agar semuanya membubarkan diri dan tidak memperkeruh keadaan," ujar Sanawar, salah seorang pengurus LA Mania melalui megaphone.
Seperti diberitakan sebelumnya, 2 warga Lamongan menjadi korban kebrutalan bonek yang menumpang kereta api saat akan berangkat ke Jakarta, Sabtu (22/1/2011). Akibat amukkan bonek, seorang warga tewas dengan badan penuk luka tusukan senjata tajam, dan satu lainnya mengalami kritis.
(bdh/bdh)










































