Aksi sweeping petugas kepolisian ini dilakukan mengingat pada Sabtu dini hari, bonek telah melakukan pengrusakan dan saling lempar batu dengan warga Lamongan di sepanjang rel kereta api.
Wakapolres Lamongan, Kompol Toni Sugiyanto, kepada wartawan membenarkan kalau saat ini pihaknya telah mengamankan sebanyak 26 suporter Persebaya. Yang diamankan oleh polisi adalah penumpang yang tidak mempunyai tiket resmi dari PT KA.
Selain itu, polisi juga melakukan penyelidikan terhadap pelaku bentrokan yang mengakibatkan satu warga Lamongan tewas dan satu orang kritis. "Kami akan berusaha
menyelidiki kasus ini," kata Toni.
Saat ini, lanjut Toni, petugas kepolisian juga dikerahkan untuk melakukan penyisiran di sepanjang rek kerata api mulai dari Kecamatan Deket hingga Kecamatan Sukodadi.
Untuk diketahui, pada Sabtu dini hari terjadi aksi lempar batu antara bonek dengan warga Lamongan yang ada di sepanjang rel kereta api di Lamongan. Akibat aksi lempar batu ini puluhan rumah warga, satu masjid serta stasiun kereta api rusak.
Aksi saling lempar batu itu terjadi saat rombongan bonek menuju Tangerang untuk menyaksikan tim kesayangannya, Persebaya 1927 berlaga melawan Tangerang Wolves FC pada Minggu (23/1/2011) besok.
(bdh/bdh)











































