Menurut sejumlah saksi, kejadian itu terjadi pada pukul 11.30 WIB, Selasa (18/1/2011). Saat itu motor Honda Revo L 6082 UY yang dikendarai Andika melaju kencang saat melintas dari arah Kota Mojokerto menuju By Pass Kenanten.
Saat melintas tepat di jembatan jalan Jayanegara, tiba-tiba ada seseorang yang hendak menyeberang jalan dengan menggunakan motor. Mungkin karena gugup, motor yang dikendarai Andika menabrak bagian belakang motor tersebut. Motor yang dikendarai Agung oleng dan menabrak trotoar jembatan.
"Saat menabrak, pengendara yang berboncengan terpental sekitar 15 meter dan terbentur trotar jalan," kata Fauzan (24), saksi mata kepada detiksurabaya.com di lokasi kejadian.
Fauzan yang saat itu menolong korban menjelaskan, perempuan yang dibonceng Andika, tewas seketika itu, karena mengalami pendarahan hebat dibagian kepala. "Saat saya tolong, perempuan itu sudah meninggal, sementara laki-lakinya masih hidup. Tolong-tolong pacarku," kata Fauzan, menirukan teriakan Andika kepada wartawan.
Dari pengamatan detiksurabaya.com, selang beberapa saat kemudian, polisi yang datang
segera mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Dr Wahidin Soediro Hoesodo. Sementara, Andika masih dirawat di IRD rumah sakit yang sama karena mengalami luka di bagian tangan.
(bdh/bdh)










































