Dua tug boat yang dilaporkan hilang diperairan Pulau Masalembu Sumenep milik PT Energy Transfer Indonesia bernama Eti 101 berkantor di Jakarta. Tug boat lain yakni milik PT Samudera Indonesia Surabaya bermuatan besi. Diperkirakan hilang diantara Perairan Kangean dan Masalembu.
Kepala Adpel Kangean, Sumenep, Eka Cakrawala mengatakan, hilangnya dua tug boad tersebut dilaporkan via telepon, sehingga kapan hilangnya tidak diketahui secara rinci.
"Tapi, dua tug boat itu hilang di perairan Sumenep selama cuaca buruk," kata Eka dihubungi detiksurabaya.com via telepon selulernya, Selasa (18/1/2011).
Tak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materi sudah jelas mencapai ratusan juta. "Sampai saat ini, saya masih melakukan penelusuran keberadaan dua tug boat itu," urainya.
Dia juga meminta agar warga pesisir (nelayan) melaporkan pada aparat setempat bila menemukan tug boat atau kapal yang tidak berpenumpang.
Sementara informasi yang dihimpun detiksurabaya.com menyebutkan, warga Dusun
Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Pulau Kangean menemukan sebuah tug boat yang bermuatan batu bara. Lokasinya, 8 mil utara Pagerungan Besar.
"Hingga saat ini, tug boad itu masih ada, mas! Sulit ditarik ke pinggir," kata Kepala Dusun/Desa Pagerungan Besar, Sapeken, Sumenep, dihubungi detiksurabaya.com. (fat/fat)










































