Sengketa Batas Sawah, Bapak Anak Bantai Tetangga

Sengketa Batas Sawah, Bapak Anak Bantai Tetangga

- detikNews
Senin, 17 Jan 2011 09:13 WIB
Sengketa Batas Sawah, Bapak Anak Bantai Tetangga
Tuban - Gara-gara sengketa batas pematang sawah, Parji (68) dan Junaidi (32) warga Desa besowo, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban tega membunuh Saji (58), tetangganya sendiri. Kini bapak dan anak itu ditahan di Mapolres Tuban untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Senin (17/1/2011) dinihari tadi.

Sedangkan jasad, Saji kini masih disimpan di kamar jenasah RSUD Dr R Koesma Tuban. Ia menderita luka di bagian dada dan kepala, akibat terkena sabetan kapak dan sabit.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, tragedi berdarah itu bermula persoalan gadai tanah sawah seluas 25 meter persegi. Kala itu Saji bermaksud menggadaikan tanahnya ke Parji untuk mengganti pinjaman uang yang dilakukannya. Hal itu sudah dibahas oleh keduanya sepekan sebelumnya.

Pada perkembangannya, ternyata sawah tersebut digadaikan kepada orang lain oleh Saji. Merasa dibohongi, bapak dan ank itu naik pitam. Mereka langsung mendatangi Saji disaat tetangganya berada di sawahnya. Perang mulut pun berlangsung hingga berbuntut pada perkelahian.

Duel di sawah itu berlangsung seru. Saji yang memiliki sedikit ilmu silat, beberapa kali berhasil menghindar dari tebasan sabit Junaidi. Demikian pula dengan ayunan kapak dari Parji juga berhasil dihindari. Namun, sialnya saat itu kakinya terpeleset hingga tubuhnya terjengkang di pematang.

Tanpa ampun lagi dadanya langsung terkena sabetan kapak. Demikian pula dengan kepalanya juga terkena tebasan sabit. Dia pun meninggal di lokasi kejadian, di sawah yang semula akan digadaikan kepada seterunya. Keduanya langsung meninggalkan tubuh Saji yang bersimbah darah di lokasi kejadian.

Sementara karena hingga petang Saji tak pulang keluarganya panik. Mereka langsung melapor ke Polsek Jatirogo. Setelah dilakukan pencarian akhirnya, tubuh Saji ditemukan tergeletak sudah tak bernyawa di sawah.

Dalam penyelidikan singkat, polisi akhirnya menangkap Parji dan Junaidi di rumahnya. Mereka langsung di bawa ke Mapolres Tuban, dinihari tadi. Sedangkan jasad Saji dilarikan ke RSUD Dr R Koesma Tuban untuk diotopsi.

Kapolres Tuban AKBP Nyoman Lastika menyatakan, peristiwa ini terungkap setelah keluarga korban bingung karena kehilangan salah satu anggota keluarga.  Setelah melakukan pencarian petugas menemukan jasad korban bersimbah darah di areal persawahan pada hari Minggu (16/1/2011) malam.

"Pelakunya kita tangkap delapan jam setelah kejadian. Kini dalam pemeriksaan petugas," kata AKBP Nyoman Lastika saat ditemui wartawan di Mapolres Tuban di Jalan Wahidin Sudirohusodo-Tuban.

(fat/fat)
Berita Terkait