Menurut Kasat Reskrim Polresta Mojokerto, AKP I Gede Suartika, Senin malam (10/1/2011) karena kebingungan usai menyiran istrinya dengan air keras, Mus ahirnya melarikan diri ke Jakarta dengan menumpang truk gandeng milik temannya.
Namun, lanjut I Gede, sampai di dareah Ngrebyong, Lasem, Kabupaten Rembang Jawa Tengah, Mus berubah pikran dan memilih untuk pulang.
"Dia mengaku melarikan diri untuk menenangkan pikirannya karena usai menyiramkan air keras kepada istrinya," ujar I Gede kepada wartawan di Mapolresta Mojokerto, Selasa (12/1/2011).
Saat ditanya wartawan mengenai hasil pemeriksaan, I Gede tidak memberikan komentar lagi. "Besok aja kalau semua sudah selesai, perkara ini akan kita gelar," tambahnya.
Dari pengamatan detiksurabaya.com, saat sejumlah wartawan mengambil gambar Mus, dia terlihat santai dengan memegang rokok. Bahkan dia sempat mengacungkan jempol ke arah kamera.Sebelumnya, Minggu malam (9/1/2011), Dian disiram air keras suaminya sendiri, Khoirun Anam alias Mus (28) saat mengendarai motor di Jalan Benteng Pancasila Kota Mojokerto.
Mus dan Dian adalah pasangan suami istri yang menikah 3 tahun lalu dan mempunyai seorang anak laki-laki bernama Jidan Ali (2). Diduga penyiraman air keras ini karena Mus tak terima dicerai istrinya. (bdh/bdh)










































