Pamekasan Didera Angin Kencang, 11 Rumah dan Mushola Rusak

Pamekasan Didera Angin Kencang, 11 Rumah dan Mushola Rusak

- detikNews
Rabu, 12 Jan 2011 12:52 WIB
Pamekasan Didera Angin Kencang, 11 Rumah dan Mushola Rusak
Pamekasan - Angin kencang mendera Pamekasan, Madura. Sebanyak 18 rumah dan sebuah mushola rusak berat. Rumah yang rusak itu tersebar di Desa Ambender, Desa Palesangger, Kecamatan Pagentenan dan Desa Pamoroh, Kecamatan Kadur.

Belasan rumah itu masing-masing, 11 rumah dan satu mushola di Desa Ambender, 5 rumah di Desa Palesangger dan sebuah rumah di Desa Pamoroh.

Pantauan di lapangan menunjukkan, Mushola As Suadah di Dusun Wangkal, Desa Ambender berukuran 6 x 8 meter itu rusak bagian atap. Sebanyak 3 lembar asbes penutup teras mushola rusak diterbangkan angin. "Angin kencang terjadi menjelang subuh tadi," kata Ustad Alwi kepada detiksurabaya.com, Rabu (12/1/2011).

Mushola As Suadah itu dipakai sebagai TPQ (Tempat Pendidikan Al Quran). Saban
hari sebanyak 30 anak sekitar belajar mengaji. Mushola yang berjarak 5 M dari rumah Mussalim dan Bunali. Kedua rumah itupun rusak di bagian atap.

Yang paling parah rumah milik Sutikno, Mutolib, Sahri dan Bunasar. Ke-4 rumah itu rusak tertimpa pohon durian berumur 10 tahun. Selain Dusun Wangkal, kerusakan yang sama terjadi di Dusun Laok Songay.

"Di Dusun Laok Songay ada tiga rumah yang rusak," timpal Mutolib.

Menurut Mutolib, terjangan angin kencang ini merupakan kali kedua setelah terjadi tahun 2007 lalu. Angin kencang juga menerjang Desa Palesangger yang berjarak 3 Km arah tenggara Desa Ambender. Di desa ini ada 5 rumah warga rusak. Sedangkan di Desa Pamoroh menimpa rumah milik Maimunah yang berlokasi di Dusun Podak.

Selain merusak rumah, angin kencang merobohkan puluhan pohon durian. Pohon kenitu dan pohon alpukat. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian akibat angin kencang itu mencapai puluhan juta rupiah. Warga berharap, Bupati Pamekasan membantu bahan material. "Setidaknya bantuan semen dan asbes gelombang," pungkas Alwi.

(fat/fat)
Berita Terkait