Curi 10 Kilogram Cabai, Remaja 16 Tahun Ditangkap

Curi 10 Kilogram Cabai, Remaja 16 Tahun Ditangkap

- detikNews
Sabtu, 08 Jan 2011 17:25 WIB
Jember - Cabai sekarang ibarat wanita cantik yang menjadi rebutan banyak orang. Harganya yang melambung tinggi membuat incaran pencuri. Gara-gara cabai seorang remaja 16 tahun asal Desa Sidomukti, Kecamatan Mayang, Jember terpaksa berurusan dengan polisi.

Pasalnya dia mencuri cabai di lahan milik petani di Dusun Silosanan, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo sebanyak 10 kilogram. Melambungnya harga cabai di pasar menjadi salah satu sebab remaja berinisial SN mencuri cabe di lahan yang dua hari lagi akan memasuki masa panen.

"Nggak tahu harga cabe sekarang, saya asal petik saja di sawah sana," ungkap SN kepada detiksurabaya.com di sela-sela pemeriksaan polisi di Polsek Sempolan,

Saat melakukan aksinya, SN dibantu oleh satu rekannya dalam melakukan aksi kejahatannya. Tapi rekan yang kini identitasnya sudah dikantongi polisi kabur saat
mengetahui penjaga lahan mengejar di area persawahan.

Pelaku yang tak lulus sekolah dasar selalu mengincar hasil pertanian warga. Tak cuma cabai yang sekarang harganya melambung, saat musim tanam maupun musim panen, pelaku juga membawa kabur gabah serta bibit tanaman padi yang berusia 15 hari.

Dari hasil penjualan cabe rawit, Sunarto membelanjakan uangnya untuk membeli pakaian dan biaya berobat kakinya yang luka akibat disiram air accu oleh temannya sendiri saat bermain bersama.

"Tanggal 4 Januari pelaku mencuri cabe pertama kalinya, dan kedua pada Jumat dini hari," kata Kapolsek Sempolan AKP Zaenuri.

Aksi pencurian tanaman pertanian kerap terjadi di kecamatan paling timur kabupaten Jember itu. Tapi tak semua petani mau melaporkan karena kerugian yang dideritanya kecil.

SN sendiri tak tahu lahan kini mendapat penjagaan dari pemilik lahan mencegah kerugian akibat melambungnya harga cabai. Di Jember cabai harganya Rp 90 ribu per kilogramnya.

(wln/wln)
Berita Terkait