Sebelum pemukulan terjadi, Dahli yang sedang bekerja, diminta pulang oleh istrinya, pasalnya orangtua Mutmainah yang notabene mertua Dahli datang berkunjung. Dahli pulang ke rumah. Sampai di rumah tidak ada hal-hal yang aneh atau ganjil, Dahli menunjukan sikap sebagai suami dan menantu yang baik.
Namun ketika mertuanya pulang, Dahli terlibat adu mulut dengan istrinya, lantaran kesal karena sang istri mengomel. Dahli menganiaya istrinya dengan menarik rambut dan mendorong hingga terjatuh ke lantai. Tak terima, sang istri segera melaporkan tindakan suaminya ke Mapolres Mojokerto.
Setelah mendapat laporan tersebut, petugas pun membawa Dahli untuk diperiksa. Di hadapan penyidik, tersangka mengaku tersinggung dengan kedatangan mertuanya.
Kasubag Humas Polres Mojokerto, AKP Lilik Achairil Ekawati saat dikonfirmasi membenarkan laporan adanya penganiayaan tersebut. "Sesuai dengan laporan, kami sudah memangil tersangka, dan kami juga sudah meminta visum korban untuk penyelidikan lebih lanjut," ungkapnya kepada detiksurabaya.com, Sabtu (8/1/2011).
(wln/wln)










































