Waspadai Tiga Titik Rawan Kemacetan di Pasuruan

Jelang Malam Tahun Baru

Waspadai Tiga Titik Rawan Kemacetan di Pasuruan

- detikNews
Jumat, 31 Des 2010 14:58 WIB
Waspadai Tiga Titik Rawan Kemacetan di Pasuruan
Pasuruan - Bagi Anda warga Surabaya yang ingin merayakan pergantian tahun ke luar kota dan melewati Pasuruan, waspadai tiga titik rawan kemacetan. Tiga titik itu yakni Bangil, Pandaan dan Prigen.

Di tiga wilayah tersebut diperkirakan akan terjadi konsetrasi warga yang akan merayakan malam tahun baru. Sehingga kemacetan tidak dapat dihindarkan.

"Seperti tahun-tahun sebelumnya, konsentrasi warga akan terpusat di tiga titik, yakni Bangil, Pandaan dan Prigen. Tahun ini, kondisi itu tidak akan berubah," kata Kapolres Pasuruan, AKBP Syahardiantono, kepada detiksurabaya.com di mapolres, Jumat (31/12/2010).

Syahardiantono, menjelaskan di Bangil warga diperkirakan akan terkonsentrasi di sekitar alun-alun, sehingga akan menyebabkan kemacetan lalu lintas Surabaya-Banyuwangi.

Sedangkan di Pandaan, penumpukan warga terjadi di sekitar perempatan Pandaan sehingga lalu-lintas Surabaya-Malang akan terhambat.

Sementara, konsetrasi warga di Prigen akan terjadi di kawasan Tretes. Yang pasti akan mengganggu kendaraan yang akan menuju Mojokerto melalui Trawas. "Kemacetan terparah diperkirakan akan terjadi di Bangil," imbuh Syahardiantono.

Guna meminimalisir kemacetan saat malam pergantian tahun, petugas akan menerapkan
penyekatan selektif. Misalnya ada rombongan arak-arakan motor yang dapat menyebabkan kemacetan, maka akan dialihkan atau rombongan dipecah menjadi kelompok-kelompok kecil.

"Kita akan upayakan agar kemacetan di jalur-jalur utama secepat mungkin dapat diurai," tegasnya.

Untuk itu, sedikitnya 445 personel gabungan plus BKO Brimob dari Polda Jatim akan
akan diterjunkan ke lapangan. Selain untuk mengatur lalu-lintas, para personel juga
disiagakan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya tindak kriminalitas di lapangan.

"Kita tetapkan status siaga satu dalam pengamanan malam tahun baru," tandas Syahardiantono.

(bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini