Di tiga wilayah tersebut diperkirakan akan terjadi konsetrasi warga yang akan merayakan malam tahun baru. Sehingga kemacetan tidak dapat dihindarkan.
"Seperti tahun-tahun sebelumnya, konsentrasi warga akan terpusat di tiga titik, yakni Bangil, Pandaan dan Prigen. Tahun ini, kondisi itu tidak akan berubah," kata Kapolres Pasuruan, AKBP Syahardiantono, kepada detiksurabaya.com di mapolres, Jumat (31/12/2010).
Syahardiantono, menjelaskan di Bangil warga diperkirakan akan terkonsentrasi di sekitar alun-alun, sehingga akan menyebabkan kemacetan lalu lintas Surabaya-Banyuwangi.
Sedangkan di Pandaan, penumpukan warga terjadi di sekitar perempatan Pandaan sehingga lalu-lintas Surabaya-Malang akan terhambat.
Sementara, konsetrasi warga di Prigen akan terjadi di kawasan Tretes. Yang pasti akan mengganggu kendaraan yang akan menuju Mojokerto melalui Trawas. "Kemacetan terparah diperkirakan akan terjadi di Bangil," imbuh Syahardiantono.
Guna meminimalisir kemacetan saat malam pergantian tahun, petugas akan menerapkan
penyekatan selektif. Misalnya ada rombongan arak-arakan motor yang dapat menyebabkan kemacetan, maka akan dialihkan atau rombongan dipecah menjadi kelompok-kelompok kecil.
"Kita akan upayakan agar kemacetan di jalur-jalur utama secepat mungkin dapat diurai," tegasnya.
Untuk itu, sedikitnya 445 personel gabungan plus BKO Brimob dari Polda Jatim akan
akan diterjunkan ke lapangan. Selain untuk mengatur lalu-lintas, para personel juga
disiagakan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya tindak kriminalitas di lapangan.
"Kita tetapkan status siaga satu dalam pengamanan malam tahun baru," tandas Syahardiantono.
(bdh/bdh)










































