Kaca KA Matarmaja Pecah Dilempari Warga di Yogya & Solo

Kaca KA Matarmaja Pecah Dilempari Warga di Yogya & Solo

- detikNews
Jumat, 31 Des 2010 14:52 WIB
Kaca KA Matarmaja Pecah Dilempari Warga di Yogya & Solo
Surabaya - Tak hanya KA Gaya Baru yang menjadi dilempari batu warga di Yogyakarta dan Solo saat kereta itu membawa rombongan bonek dari Jakarta menuju Surabaya. KA Matarmaja juga dilempari batu.

Hasil inventarisasi yang dilakukan PT KA Daops VIII, menemukan kerusakan terberat  terjadi pada KA Matarmaja yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen Jakarta. KA yang membawa 11 gerbong ini mengalami kerusakan 5 kaca pecah di tiap gerbongnya. KA Gaya Baru mengalami kerusakan 3 buah kaca pecah dan 2 buah kaca retak.

"Total kerusakan paling berat di KA Matarmaja sebanyak 50 kaca pecah. Namun, untuk KA Gaya Baru beruntung sebab tidak mengalami begitu banyak kerusakan," kata Plh Humas PT KA Daops VIII, Herry Winarto saat berbincang detiksurabaya.com, Jumat (31/12/2010).

Selain mengalami kerusakan, pelemparan brutal yang terjadi di sekitar Yogja dan Solo ini juga melukai puluhan penumpang di dalamnya. Beruntung, penumpang tersebut hanya mengalamiluka ringan di lengan,pelipis dan kepala akibat lemparan batu.

"Banyak penumpang yang mengalami luka ringan, tapi kamu punya kotak PPPK untuk pertolongan pertama. Tidak ada korban yang harus dirawat inap," tandas Herry.

Sebelumnya KA Gaya Baru Malam dari Stasiun Jakarta Kota-Stasiun Gubeng yang ditumpangi ratusan bonek dilempari batu di Yogjakarta. Akibatnya kaca jendela gerbong kereta pecah. Aksi ini terjadi pada pukul 23.18 WIB, Kamis (30/12/2010), tepat berada di Stasiun Tugu Yogja.

Pelemparan kemudian terjadi saat kereta memasuki Solo. Kereta berhenti di Stasiun Purwosari Solo, kereta kembali di lempari oleh warga sekitar, akibatnya di gerbong nomor 5, seorang bonek terluka di bagian kepala akibat lemparan batu.

10 Menit kemudian ketika kereta sampai di Stasiun Balapan Solo, kejadian lebih parah lagi. Dengan jarak hanya beberapa meter saja dari kereta, warga memukuli kaca jendela dengan memakai besi, akibatnya kaca di gerbong 5, 6, dan 7 banyak yang pecah. (wln/wln)
Berita Terkait