Letusan yang Besar dan Bikin Rumah Warga Ambruk

Hujan Abu Bromo

Letusan yang Besar dan Bikin Rumah Warga Ambruk

- detikNews
Kamis, 30 Des 2010 15:34 WIB
Letusan yang Besar dan Bikin Rumah Warga Ambruk
Probolinggo - Bagi sebagian warga, letusan Bromo kali ini merupakan letusan yang terbesar. Pasalnya, letusan kali ini mengakibatkan ambruknya beberapa rumah warga akibat tidak mampu menahan tebalnya abu vulkanik.

Ini diungkapkan Yayuk (29), warga Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura, Probolinggo. Yayuk mengatakan besarnya letusan Bromo kali ini terlihat akibat dari getaran yang disertai letusan.

Akibatnya, puluhan warga Desa Ngadisari mengungsi ke posko  pengungsian yang berada di kantor Kecamatan Sukapura sekitar pukul 18.00 WIB, Rabu (29/12/2010) malam.

"Letusan Bromo saat ini paling besar dibandingkan letusan tahun-tahun sebelumnya. Seperti tahun 2000 maupun 2004," kata Yayuk, saat berbincang dengan detiksurabaya.com, Kamis (30/12/2010).

Janda satu anak ini mengungkapkan ia bersama warga lainnya harus mengungsi  karena kuatnya getaran yang disebabkan aktivitas erupsi Bromo.

"Bagaimana nggak  takut mas, kaca dan tanah ikut sama-sama bergetar. Saat itu semua warga terlihat seperti upacara Kasada, berbondong-bondong mengungsi," ungkap wanita yang memiliki rambut sebahu ini.

Yayuk memilih kembali ke rumah karena yakin Bromo yang selama ini memberikan  kehidupan bagi dirinya, tidak akan 'mengamuk' lagi. "Ini hanya peringatan bagi kami karena tahun-tahun sebelumnya meski meletus, tidak sedahsyat ini yang  membuat kita takut," tuturnya.

Sementara itu, petugas Pos Pengamatan Gunung Berapi Gunung Bromo di Cemorolawang, Desa Ngadisari, Ahmad Subhan mengatakan getaran yang dirasakan warga bukanlah gempa vulkanik yang disebabkan aktivitas erupsi Bromo, akan tetapi karena tekanan udara yang cukup kuat.

"Yang dirasakan warga bukan getaran, tapi tekanan udara yang disebabkan oleh  letusan. Jadi letusan menyembur ke atas, lalu tekanan udara kan kembali ke udara yang menyebar ke seluruh arah. Nah itu yang dirasakan warga. Kalau getaran atau gempa, pos ini sudah tidak jadi rumah atau pos pasti ambruk," tandasnya. (ze/wln)
Berita Terkait