Bau Busuk Bunga Bangkai Kagetkan Warga Pasuruan

Bau Busuk Bunga Bangkai Kagetkan Warga Pasuruan

- detikNews
Selasa, 28 Des 2010 15:26 WIB
Bau Busuk Bunga Bangkai Kagetkan Warga Pasuruan
Pasuruan - Warga Desa Latek, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan dikagetkan penemuan bunga bangkai. Bunga bangkai setinggi 30 cm dan selebar 35 Cm tersebut pertama kali ditemukan salah seorang warga saat membangun pos kampling.

Warga yang pertama kali menemukan bunga langka itu yakni Supriyadi (50), salah seorang prajurit TNI berpangkat Sersan Dua. Ia menemukannya saat sedang bersih-bersih semak guna pembangunan pos kampling di Jalan Pakujoyo RT 8/RW 1,.

Sebelum menemukannya, ia mencium bau busuk yang berasal dari semak-semak yang lebat. Karena penasaran, ia pun langsung mencari dari mana bau itu berasal.

Setelah beberapa saat mencari, Supriyadi akhirnya menemukan dimana sumber bau tersebut, yakni di bawah semak-semak yang sangat lebat. Tanpa pikir panjang, ia
bersama temannya, H Mahfud (70), langsung menebangi rimbunnya semak belukar hingga akhirnya mereka menemukan sebuah bunga bangkai yang sedang mekar.

"Awalnya saya kira bau bangkai ayam. Namun setelah beberapa saat, saya penasaran
karena bau busuknya aneh. Setelah kami cari, eh ternyata bunga bangkai," kata  Supriyadi, saat ditemui detiksurabaya.com di lokasi sekitar bunga bangkai, Selasa
(28/12/2010).

Penemuan bunga langka tersebut langsung menyebar ke seluruh warga. Sehingga warga
pun berbondong-bondong datang untuk melihatnya.

Sementara, kondisi bunga bangkai yang itu sudah sangat layu. Kelopak selebar 35 Cm
yang tampak mekar saat ditemukan sudah menusut. Aroma menyengat yang dikeluarkan pun berkurang.

"Saat pertama kali saya temukan bunga ini tampak mekar dan segar. Bau busuk yang
dikeluarkan pun sangat menyengat, tidak seperti saat ini," terang Supriyadi.

Dengan ditemukannya bungai bangkai tersebut, warga pun berharap itu pertanda baik.
Agar tidak rusak, secara swadaya warga membangun pagar dari balok kayu untuk
melindungi bunga langka tersebut.

(bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini