"Rencananya kemarin, tapi tidak jadi," kata Kabag Humas Kemenko Kesra Tito Setiawan saat dihubungi detiksurabaya.com, Selasa (28/12/2010).
Tito tidak menjelaskan lebih lanjut. Namun dia memastikan akan memberi informasi kalau nanti Menko Kesra jadi mengunjungi Bromo. "Nanti kami informasikan lagi," tambahnya.
Sebelumnya diketahui, uluran tangan pemerintah pusat sangat diharapkan oleh para petani maupun warga di sekitar kawasan Gunung Bromo. Mereka meminta pejabat pemerintahan memperhatikan nasib rakyatnya.
"Warga saya belum berpikir ke jumlah kerugian. Yang terpenting sekarang ini adalah para pejabat sesering mungkin menengok warga di sini. Kayak dulu itu," ujar Kepala Desa Ngadisari Supoyo, Sabtu (25/12/2010).
Lahan pertanian di 12 desa di Kecamatan Sukapura rusak berat, bahkan tanaman banyak yang mati. kerugian yang dialami petani memang ada, karena lahan pertaniannya rusak berat, bahkan gagal panen.
(ndr/wln)











































