Peristiwa ini terjadi pukul 16.48 WIB, Jumat (24/12/2010), gerbong belakang kereta anjlok di KM 94 antara Stasiun Kesamben-Wlingi (sebelum Blitar). Namun, setelah 30 menit petugas melakukan pemindahan penumpang ke gerbong lainnya, kereta kemudian melanjutkan perjalanan.
"Penyebabnya masih belum diketahui. Yang pasti, karena kereta tidak memuat terlalu banyak penumpang, maka penumpang yang tadinya ada di gerbang belakang sudah dipindah ke gerbong lainnya," kata Humas Daops VIII, Herry Winarno saat dihubungi detiksurabaya.com.
Beruntung,tidak ada penumpang yang terluka dalam peristiwa ini. Kini, petugas dari PT KA Daops VIII sedang mengadakan penyelidikan dan pengusutan terkait anjloknya gerbong belakang kereta Malabar.
"Sekarang petugas masih menyelidiki dan mengusut penyebab anjloknya kereta. Sementara gerbong belakang kereta yang ditinggal segera kami evakuasi supaya nanti tidak mengganggu laju kereta lain yang melintas di rel yang sama," ungkapnya.
(wln/wln)










































