Seperti yang terlihat di Desa Sentul, Tanggulangin, Sidoarjo. Warga tampak membersihkan perabotan yang sempat digenangi air yang bercampur dengan lumpur.
"Kemarin saya sama sekali tidak membawa apapun. Saya menyelamatkan kedua anaknya. Ketika surut baru saya kembali ke rumah," kata Ulmiah salah satu warga Desa Sentul kepada detiksurabaya.com, Jumat (24/12/2010).
Meski tanggul jebol sudah diperbaiki, warga mengeluhkan air bersih. Sumur air mereka kotor. Yang keluar air bercampur lumpur. "Airnya kotor," ungkapnya.
Sebelumnya, sekitar pukul 16.00 WIB, Kamis (23/12/2010), tanggul penahan lumpur Lapindo di Desa Glagah Arum jebol sekitar 100 meter.
Luapan air di tanggul penahan lumpur Lapindo itu mengalir deras, hingga mengenangi rumah warga di Desa Gempol Sari setinggi 10 cm atau di atas mata kaki orang dewasa. Melihat kondisi seperti itu, warga panik dan mengevakuasi barang berharganya.
(wln/wln)











































