Suasana jalanan di Dusun Polo Gunting terlihat padat dipenuhi kendaraan yang
digunakan untuk mengevakuasi barang-barang berharga warga.
"Ya takut mas. Airnya dari tanggul masih deras," ujar Yanto (31), salah seorang warga Desa Gempol Sari, Gempol Gunting, kepada detiksurabaya.com, di lokasi, Kamis
(23/12/2010).
Sekitar pukul 16.00 WIB, tanggul yang berada di Desa Glagah Arum jebol sekitar 100 meter sejak pukul 16.00 WIB. Luapan air di tanggu penahan lumpur Lapindo itu mengalir deras, hingga mengenangi rumah warga di Desa Gempol Sari.
Jika sebelumnya hanya sebagian warga saja yang melakukan evakuasi, kini hampir seluruh kepala rumah tangga yang ada di dusun tersebut menyelamatkan harta bendanya seperti barang elektronik, dan barang berharga lainnya, menuju ke rumah kerabatnya yang di luar Dusun Polo Gunting.
Pengamatan detiksurabaya.com hingga pukul 19.00 WIB, Warga masih mengevakuasi harta bendanya dengan dinaikan ke truk atau pickup. Bahkan ada juga yang mengendarai sepeda motor.
Akibat kepanikan warga, membuat jalan perkampungan itu selebar 3 meter, menjadi padat dan hampir tak bergerak.
(roi/bdh)










































