Guyuran Abu Bromo Juga Dirasakan Warga Pamekasan

Guyuran Abu Bromo Juga Dirasakan Warga Pamekasan

- detikNews
Kamis, 23 Des 2010 11:56 WIB
Guyuran Abu Bromo Juga Dirasakan Warga Pamekasan
Pamekasan - Selain mengguyur Surabaya, Sidoarjo dan Pasuruan, abu Gunung Bromo, Kamis (23/12/2010) juga dirasakan oleh sebagian warga Pamekasan, Madura. Abu Bromo ini dirasakan oleh peserta apel gelar pasukan pengamanan Natal dan tahun Baru.

Ratusan peserta apel Gelar Pasukan Pengamanan Natal yang dilaksanakan pukul 08.00 WIB hingga 09.30 WIB, tampak tertimpa hujan abu tipis. Butiran abu berwarna coklat kehitaman itu, tampak dominan diatas baju putih yang dikenakan personel Satreskrim
Polres Pamekasan.

Kontan saja, seusai apel, ke-20 orang anggota Satreskrim itu saling membersihkan baju. Utamanya bagian punggung, pundak dan krah baju. Reaksi yang sama dilakukan 20 anggota Pramuka yang ikut apel.

"Waduh, baju saya jadi kotor berdebu," celetuk Kanit 1 Pidum Satreskrim, Iptu Muhamad Syaiful, sembari membersihkan lengan bajunya yang tertimpa abu. "Saya yakin ini abu kiriman letusan Gunung Bromo," sambung Iptu Syaiful.

Pantauan detiksurabaya.Com di halaman Mapolres Pamekasan di Jalan Stadion, menunjukkan, abu tipis Gunung Bromo tampak menempel di kaca depan sejumlah mobil yang parkir di halaman mapolres.

Abu Gunung Bromo juga menempel di atas topi pet warna putih yang dikenakan Kasatlantas, AKP Mahmud, Guyuran hujan abu tipis Gunung Bromo, "Iku loh. Topiku kenek awune Bromo," ujarnya dalam bahasa Jawa.

Hujan abu Gunung Bromo ternyata tak hanya mengguyur di kawasan Mapolres Jalan Stadion. Sejumlah warga yang tinggal di Desa Padelegan, Kecamatan Pademawu mengeluhkan abu Bromo.

"Sumur saya kotor akibat abu. Terpaksa saya harus menguras sebelum saya gunakan mandi," ujar Junaidi, warga Desa Padelegan.

Keluhan yang sama dilontarkan Haji Sulchan yang tinggal di Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu. Meski tipis, hujan abu Gunung Bromo masih terasa hingga berita ini diturunkan.

(bdh/bdh)
Berita Terkait