Timnas Indonesia tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi Malaysia pada pertandingan leg 1 Final Piala AFF 2010. Semua berharap Firma Utina dkk bisa meraih kemenangan di negeri Jiran. Harapan itu juga terucap pada kedua orang tua Ahmad Bustomi, Jumari dan Sumiati.
"Inginnya ya menang mas, ini semua untuk bangsa Indonesia. Bukan cuma kami saja sebagai orang tua Bustomi menjadi bangga nantinya," tutur Jumari (52), ayah Bustomi saat berbincang dengan detiksurabaya.com di rumahnya Jalan Balai Desa RT18/RW06, Desa Kepuharjo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang , Rabu (22/12/2010).
Jumari juga mengharapkan putra pertamanya itu tidak bermain kasar terhadap lawan. "Saya sudah pesan sejak dia berangkat, untuk tidak bermain kasar dengan lawan. Karena mereka juga harus dipandang orang yang juga mengorbankan diri untuk negara serta keluarga demi meraih kemenangan," tutur bapak dua anak ini.
Sementara itu ibu Bustomi, Sumaiti (36) menambahkan, pesan itu selalu diucapkan dirinya kepada pria kelahiran Jombang 13 Juni 1985 itu agar selalu bermain baik, tanpa mencederai orang lain.
"Baru saja dia telpon, saya juga sampaikan pesan itu kembali. Katanya iya-iya bu," terangnya wanita berjilbab ini. Ia khawatir karena jika bermain kasar maka tak menutup kemungkinan Bustomi bakal menjadi sasaran balas dendam lawan. "Saya bilang semua pemain itu juga bekerja, kamu ya bekerja. Jadinya jangan sampai menyakiti mereka. Itu pesan ibu," bebernya.
Meski telah berpisah cukup lama, mereka mengaku tak merasa putus hubungan. Komunikasi melalui telpon seluler selalu dilakukan untuk saling mengetahui perkembangan di sekitarnya.
Jumari bersama Sumiati tinggal tak jauh dari rumah Cimot panggilan akrab Ahmad Bustomi. Keduanya membuka sebuah bengkel motor untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Usaha itu dibuka dengan dibantu adik kandung Bustomi Akbar Rudi Salam. Sedangkan rumah besar berlantai dua berada sekitar 100 meter arah selatan bengkel, ditempati Bustomi bersama istrinya Vina Dian Sari. Tapi beberapa hari terakhir Vina memilih pulang ke rumah orang tuanya di Jalan Cerme, Kota Malang.
"Mantu saya takut katanya tinggal di rumah sendiri. Jadi pulang ke rumah orang tuanya. Pulang kesini hanya sore dan pagi untuk mematikan dan menghidupkan lampu rumah," ujar Sumiati.
Foto: Sumiati, ibu dari Ahmad Bustomi, menunjukkan foto ketika Bustomi bergabung dengan Persema Malang Junior. Bustomi berada di posisi barisan depan paling kiri (detiksport/ M.Aminudin)
(a2s/bdh)











































