Kades Rejosari Suharno mengatakan pihaknya akan mengusut kasus yang mencemarkan nama baik kampungnya, dengan mencari siapa ayah dari bayi. Pihaknya pun akan meminta si pria untuk menikahi R.
"Terus terang kita semua sok atas aib desa kami. Dan kami akan melacak siapa ayah bayi dan meminta menikahi warga saya yang melahirkan di sekolah," kata Suharno kepada detiksurabaya.com di kantornya, Jumat (17/12/2010).
Suharno menambahkan secepatnya dirinya akan bertemu dengan orang tua R untuk
menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan.
Sebelumnya, R warga Desa Rejosari Kecamatan Sawahan melahirkan usai menjalani usai Ujian Akhir Semester (UAS) pukul 09.00 WIB, Kamis (16/12/2010). R melahirkan bayi perempuan di ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS).
Selanjutnya R dirawat di Puskesmas Banjarejo dan anaknya dibawa ke RSUD Dr Soedono Madiun, karena kondisinya prematur. Namun bayi yang belum diberi nama tersebut meninggal dunia dini hari tadi pukul 03.00 WIB.
(fat/fat)











































