Nenek Anggota DPRD Sumenep Tewas Dibunuh Perampok

Nenek Anggota DPRD Sumenep Tewas Dibunuh Perampok

- detikNews
Rabu, 15 Des 2010 00:10 WIB
Sumenep - Seorang nenek bernama Mawiyah (55), warga Dusun Gapurana Daya, Desa Gapurana, Kecamatan Talango, Pulau Poteran, Sumenep, Madura ditemukan tewas di rumahnya.

Diduga nenek dari anggota DPRD Sumenep ini menjadi korban perampokan. Mawiyah mengalami luka yang cukup parah. Lehernya nyaris putus. Pergelangan tangan kanan juga terdapat luka sayatan senjata tajam serta di wajah terdapat luka memar.

Tidak ada yang mengetahui kejadian itu. Barang korban berupa emas seberat 80 gram dan uang jutaan rupiah raib.

Mawiyah diketahui tewas ketika ada satu warga setempat yang datang bertamu. Curiga dengan situasi rumah korban yang sepi, warga itu berusaha mencari tahu. Mawiyah ditemukan bersimbah darah di bagian belakang rumahnya.

Cucu Mawiyah bernama Wiwid Hardjo Judanto yang juga anggota DPRD Sumenep menyakini jika aksi para perampok tersebut direncanakan. Sebab, perampokan dilakukan saat tidak ada orang.

"Saat kejadian tidak ada orang, sehingga pelaku bebas beraksi hingga membunuh mbah saya secara sadis," kata Wiwid pada wartawan di lokasi, Selasa (14/12/2010) malam.

Politisi asal Partai Demokrat ini meminta pihak kepolisian mengungkap pelaku perampokan tersebut. "Saya harap polisi mampu mengungkap pelakunya," tuturnya  .

Sementara itu, aparat kepolisian yang dipimpin Kapolres Sumenep, AKBP Susanto langsung melakukan olah TKP dan mengejar pelaku. Semua pintu masuk Pelabuhan Kalianget dan Pelabuhan Dongkek yang diduga akan menjadi jalur kaburnya pelaku ditutup.

"Dua jalur pelabuhan kita sisir. Saya yakin pelaku belum keluar dari Pulau Poteran ini," ungkap Susanto di lokasi.

Jenazah Mawiyah saat ini sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Dr Moh Anwar Sumenep. "Otopsi dilakukan untuk kepentingan penyidikan," ujar Susanto tanpa memberi keterangan lebih rinci.

(wln/wln)
Berita Terkait