Beberapa titik-titik keramaian di Kota Mojokerto yang mendapat penjagaan yakni Pusat pertokoan di Jalan Mojopahit, Stasiun KA, Terminal Kertajaya, Rumah Sakit dan tempat-tempat hiburan malam.
Kasubag Humas Polresta Mojokerto, AKP Sriyono mengatakan, setiap titik akan dijaga anggota Polresta bersenjatakan lengkap. Jajaran Polresta Mojokerto akan melakukan Operasi Lilin.
Sriyono menambahkan, sasaran utama operasi ini adalah tindakan terorisme yang tak terduga ancamannya pada H-2 perayaan Natal. "Operasi ini bertujuan untuk mengamankan perayaan Natal dari tindakan terorisme," kata Sriyono saat ditemui detiksurabaya.com di Mapolresta Mojokerto, Jumat (10/12/2010).
Dia menjelaskan, operasi lilin ini juga mengantisipasi adanya tindakan pengeboman, seperti yang terjadi di Gereja Eben Haezer kota Mojokerto pada tahun 2000 silam, yang menewaskan salah satu anggota Banser GP Ansor yang bernama Riyanto.
Saat itu Riyanto ditugaskan oleh GP Ansor Kota Mojokerto untuk mengamankan perayaan malam Natal. Korban saat itu memeriksa bungkusan plastik di depan pihak keamanan gereja. Setelah memeriksa dan melihat isi bungkusan, dia segera berteriak dan bungkusan tersebut meledak.
(fat/fat)










































