Dalam aksinya, selain menabur bunga, Edy juga bertelanjang dada sebagai bentuk protes terhadap beroperasinya PT Santos di perairan Pulau Giliraja, Sumenep.
Dalam orasinya, PT Santos dinilai tidak pro warga setempat. Seharusnya setiap tahun
harus mengeluarkan dana untuk kesejehteraan masyarakat setempat yang biasa dikenal
dana Community Development (CD).
Namun menurut Edy, untuk tahun 2010 ini, pihak pemerintah Sumenep dan DPRD tidak pernah membahas. Padahal, sudah hampir tutup tahun.
"Seharusnya sudah ada kejelasan berapa besar dana CD untuk masyarakat Pulau Giliraja
sebagai lokasi pengeboran Migas oleh PT Santos," kata Edy di depan kantor DPRD
Sumenep, Jalan Trunojoyo, Kamis (9/12/2010).
Pada tahun 2009 lalu, kata dia, dana CD yang diperuntukan pada warga berkisar Rp 1,4
Milyar. Itupun tidak semuanya bermanfaat untuk masyarakat. Melainkan diduga banyak
kebocoran yang dilakukan oleh pejabat Sumenep.
"Kenapa anggota dewan hanya diam. Tahun 2010 malah tidak ada pembahasan. Ada apa
ini," teriak Edy penuh tanya tanda.
PT Santos menurut Edt, yang hanya mengeruk kekayaan alam Sumenep sudah waktunya diusir dari Sumenep, sebelum bencana datang menimpa warga pulau.
Bahkan, dia mengancam akan melakukan main hakim sendiri bila pihak pemerintah dan
lembaga dewan tidak pro aktif dengan persoalan warga pulau Giliraja.
Puas berorasi, dilanjutkan dengan menabur bunga di dewan kantor DPRD Sumenep sebagai lambang kematian anggota dewan.
Aksi yang dijaga ketat pihak kepolisian setempat itu, menggunakan pengeras suara
cukup besar yang diangkut sebuah mobil pick up terbuka.
Sementara, Kabag Humas Setkab Sumenep, Carto mengatakan, dana CD itu bukan tidak ada, melainkan sudah ditetapkan sebesar Rp900 juta.
"Dana sebesar itu harus direalisasikan dari bulan Juli sampai Desember 2010," kata
Carto pada wartawan di ruang kerjanya, Jalan Dr Cipto.
Namun, dia tidak tahu apakah dana CD tersebut sudah terealisasi atau tidak, tetapi
Pemkab Sumenep keberatan dengan kecilnya dana CD tersebut.
Pihak PT Santos pun berusaha menambah sebesar Rp600 juta. Akan tetapi tidak akan
direalisasikan pada tahun ini, melainkan minta dikonpensasikan tahun 2011 mendatang.
"Ini kan berarti ada pengurangan dana CD dari tahun sebelumnya yang ditetapkan sebesar Rp1,4 Milyar. Karena ada gelagat kurang baik dari PT Santos, bupati menolak dengan kecilnya dana CD tersebut," urainya.
Keinginan pemkab, sambungnya, dana CD itu harus naik dari tahun kemarin. "Nah, hingga saat ini belum ada tindak lanjut soal keinginan kenaikan dana CD itu," pungkasnya.
(bdh/bdh)










































