Bahkan satu warga yang sedang hamil tua, Rohani (19) pingsan karena terkejut saat gumpalan awan hitam menghajar rumahnya hingga rusak. Warga lain, Hatun (40), juga mengalami luka pada bagian betis kiri karena terkena
genting dan kaca rumahnya yang pecah.
Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com, menyebutkan, gumpalan awan hitam yang mempunyai kekuatan merusak tersebut datang dari arah barat disertai gerimis sekitar pukul 13.30 WIB.
Tiba-tiba menyapu rumah warga. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat kejadian, warga berhamburan keluar rumah mencari tempat aman.
Salah seorang warga yang terluka, Hatun (40) mengatakan, bunyi angin puting beliung itu berderu dan berputar-putar. Lalu, menghantam rumah warga.
"Saya terluka karena terkena genting yang terlempar," kata Hatun kepada
detiksurabaya.com di lokasi, Rabu (8/12/2010).
Sementara Kepala Desa Pinggir Papas, Kecamatan Kalianget, Sumenep, Abd Hayat mengatakan, puting beliung yang melanda satu dusun tersebut merusak 14 bangunan.
Rinciannya, 1 bangunan penyimpanan garam rakyat, 1 warung kopi dan sisanya rumah warga. Terparah, rumah yang rusak milik Pak Zaini dan Pak Murtadah.
"Rumah dua orang warga itu genting dan kaca cendela hancur. Kalau bangunannya mayoritas masih utuh," kata Hayat kepada wartawan di lokasi.
Pihaknya langsung berkoordinasi dengan pihak pemkab, sehingga warga yang rumahnya rusak mendapat bantuan sepantasnya.
(wln/wln)











































