Banjir Rendam Jalur Alternatif di Sidoarjo

Banjir Rendam Jalur Alternatif di Sidoarjo

- detikNews
Rabu, 08 Des 2010 11:42 WIB
Banjir Rendam Jalur Alternatif di Sidoarjo
Sidoarjo - Hujan yang mengguyur Sidoarjo membuat jalan perkampungan di kawasan tersebut terendam. Seperti yang terlihat di Desa Kali Tengah, Tanggulangin, terendam banjir setinggi 15-20 cm, sejak empat hari lalu.

Banjir tersebut, juga disebabkan karena luapan air sungai Kali Tengah serta sistem drainase yang tidak berjalan baik. Untuk menghalau air banjir agar tidak
masuk ke dalam rumah warga, jalan di perkampungan yang biasa digunakan sebagai jalur alternatif dari Surabaya menuju ke Gempol itu ditutup warga.

"Untuk sementara jalan ditutup. Karena, apabila ada kendaraan mobil lwat, timbul ombak dan ombak itu masuk ke dalam rumah warga," ujar Bahrul Rozi (45) warga
Kali Tengah kepada detiksurabaya.com, di lokasi, Rabu (8/12/2010).

Genangan banjir itu merendam jalan di perkampungan Desa Kali Tengah mulai dari RT 1 hingga RT 5, RW 3. Penutupan jalan yang juga jalur allternatif sepanjang
1,5 Km, ditutup warga mulai dari puntu masuk ke perkampungan Kali Tengah, dari Raya Tanggulangin sebelum perlintasan kereta api (KA).

Pantauan di lapangan di depan pintu masuk ke kawasan Kali Tengah, warga memasang papan yang bertuliskan, 'jalur dialihkan'. Di sepanjang jalan,
warga juga memasang kursi yang terbuat dari kayu panjang.

Warga juga memasang tumpukan karung yang berisikan pasir. "Kalau nggak ditutup, air bisa masuk setiap ada kendaraan yang lewat. Kita akan buka lagi, setelah air surut," tuturnya.

Dia berharap, pemerintah atau instasi terkait yang menangani masalah banjir, untuk melakukan upaya, agar desa Kali Tengah tidak terendam banjir setiap kali
turun hujan deras. "Setiap kali hujan deras, pasti banjir, tapi biasanya cepet surut. Sekarang ini, sudah empat hari, nggak surut-surut," ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Sidoarjo AKP Ahrie Sonta mengimbau kepada pengguna jalan, agar tidak melintas di jalur alternatif Desa Kali Tengah yang
tergenang banjir.

Menurutnya, jika ada yang ingin mencari jalur alternatif lainnya, bisa melintasi Pasar Tanggulangin yang tembus ke Gempol Lama. "Kondisi Porong saat ini masih terlihat padat ramai lancar. Kalau mau mencari jalur alternatif, bisa masuk melalui Pasar Tanggulangin yang tembus hingga ke Gempol lama," ujar Ahrie.

(roi/wln)
Berita Terkait