"Aktivitas Gunung Bromo masih terus berlangsung," kata pengamat dari Pos Pengamatan Gunung Bromo di Cemorolawang, Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Probolinggo, Achmad S, saat dihubungi detiksurabaya.com,Rabu (8/12/2010).
Dari catatan pos pengamatan sejaka pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB, telah terjadi 4 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo maksimal 20-32 mm. Lama gempa selama 15-24 detik. Gempa tremor terus-menerus dengan amplitudo antara 3-5 mm.
Achmad mengatakan, asap dari kawah Gunung Bromo masih tebal dengan warna kelabu. Tekanan asapnya antara sedang hingga kuat. Dan ketinggianya sekitar 400 meter sampai 900 meter.
Bahkan, pada pukul 00.00 WIB sampai 06.00 WIB, abu vulkanik Gunung Bromo, sempat mengarah ke arah timur, timur laut atau ke arah Probolinggo.
"Ya sempat hujan abu, tapi sangat tipis sekali dan tidak menganggu aktivitas warga, karena pada saat itu tidak banyak warga yang keluar rumah dan mereka sedang istirahat di rumah," tuturnya.
Namun, lepas pukul 06.00 WIB, abu vulkanik Gunung Bromo mengarah ke tenggara atau kawasan Kabupaten Lumajang yang dekat dengan sekitar Gunung Bromo. "Rata-rata asapnya setinggi 400-900 meter, karena anginnya tenang," tandasnya.
(roi/wln)











































