"Kita tetap waspada, tapi jumlah personil yang mungkin menyusut. Kita kan juga ada protapnya," kata Kapolres Probolinggo AKBP Zulfikar saat dihubungi detiksurabaya.com, Senin (6/12/2010).
Menurut Zulfikar yang juga Wakil Ketua II Tim Tanggap Darurat Bencana saat ini 1 peleton anggota TNI dan 1 peleton anggota Polri terus melakukan patroli ke ring 1 (jarak 3 Km dari Bromo) atau Dusun Cemorolawang Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura.
"Polsek dan Koramil yang sekarang memiliki kewilayahan. Tetapi tim tanggap darurat tetap siaga jika sewaktu-waktu status ada perubahan lagi," katanya.
Dengan penurunan status ini kata dia, peran Dinas Pariwisata yang sangat diperlukan untuk memulihkan iklim pariwisata di Bromo. "Tetapi harus diingat, lautan pasir radius 2 Km harus tetap steril. Sore ini akan dipasang papan pengumuman batas aman di lautan pasir," terangnya. (gik/gik)










































