Status Gunung Bromo Turun Menjadi Siaga

Status Gunung Bromo Turun Menjadi Siaga

- detikNews
Senin, 06 Des 2010 14:01 WIB
Status Gunung Bromo Turun Menjadi Siaga
Probolinggo - Status Gunung Bromo diturunkan menjadi Siaga, dari sebelumnya Awas. Jarak aman pun menjadi 2 Km dari kawah Bromo. Sebelumnya status Awas Bromo ditetapkan pada 23 Desember 2010.

Perubahan status itu dilansir Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, vsi.esdm.go.id pada Senin (6/12/2010).

Dalam situs itu disebutkan disimpulkan dua kondisi Bromo terakhir. Yang pertama aktivitas kegempaan maupun visual erupsi masih berfluktuatif dengan kecendrungan mengalami penurunan.

Kedua, berdasarkan hasil pengamatan dan analisa data kegempaan, visual, deformasi, dan potensi bahaya erupsi maka status kegiatan Gunung Bromo diturunkan dari AWAS (Level IV) menjadi SIAGA (Level III) sejak 6 Desember 2010 pukul 12.45 WIB.

Selanjutnya, status kegiatan Gunung Bromo akan dinaikkan/diturunkan jika terjadi peningkatan/penurunan aktivitas yang dipantau secara intensif oleh Tim Ahli Gunungapi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Pos Pengamatan Gunung Bromo.

Rekomendasi yang diterbitkan menyusul status Gunung Bromo dalam keadaan SIAGA adalah masyarakat di sekitarĀ  Bromo diharap tenang, tidak terpancing isu-isu tentang letusan dan tetap menjaga kewaspadaan walaupun di masa mendatang masih akan dijumpai adanya letusan kuat dalam durasi singkat.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi selalu berkoordinasi denganĀ  Pemerintah Provinsi Jawa Timur (BPBD) dan Pemerintah Kabupaten Probolinggo (selaku SATLAK PB) tentang aktivitas Gunung Bromo.

asyarakat di sekitar G. Bromo dan pengujung/wisatawan/pendaki tidak diperbolehkan memasuki kawasan dalam radius 2 km dari kawah aktif Gunung Bromo.

Pemerintah Kabupaten Probolinggo diharapkan segera memasang papan-papan peringatan di lautan pasir yang menyatakan batas radius 2 km dari Kawah Gunung Bromo.

Pemerintah daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Bromo di Desa Ngadisari, Cemoro Lawang, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo atau dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung.

Kepala Bidang Mitigasi Bencana Geologi PVMBG Gede Suantika saat dihubungi mengaku akan menggelar jumpa pers mengenai kondisi terakhir Bromo di Media Center Dusun Cemorolawang, Sukapura, Probolinggo.

"Kita akan keterangan pers sebentar lagi," jawab dia saat dihubungi, Senin siang.

(gik/gik)
Berita Terkait