Data di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Bojonegoro menyebutkan, ada sedikitnya 912 rumah warga yang telah terendam banjir akibat hujan yang mengguyur beberapa jam sejak Sabtu (4/12/2010) sore. Selain itu, banjir juga merendam ratusan hektare tanaman padi hingga ketinggian mencapai 1,5 meter.
Banjir terjadi di tiga kecamatan. Yakni Kecamatan Kota, Dander dan Kecamatan Kapas. Namun, yang paling parah adalah Kecamatan Kapas. Desa Sembung, Kecamatan Kapas terdapat 417 rumah yang tergenang air dengan ketinggian sekitar 50 cm. Sedangkan area pertanian yang terendam ada 75 hektar.
Sedangkan di Desa Bangilan, ada sebanyak 470 rumah terendam, tanaman padi seluas 45 hekatar dan jalan desa sepanjang 3,5 kilometer juga terendam air. Di Desa Tapelan tercatat sebanyak 25 keluarga tergenang, area persawahan 10 hektar dan jalan desa terendam 200 meter.
Sementara di wilayah Kecamatan Kota, Bojonegoro terdapat ratusan rumah di Desa Pacul yang sejak pagi tadi mulai tergenang. "Ada ratusan rumah yang telah tergenang denga ketinggian air sekitar 50 cm," kata Agung, warga Perumahan Pacul Permai, Minggu (5/12/2010).
Selain rumah, banjir juga telah merendam gedung SDN Ngumpak Dalem I dan SDN Ngumpak Dalem III dengan ketinggian selutut orang dewasa. Untungnya, ini terjadi pada hari Minggu sehingga tidak mengganggu proses belajar mengajar.
Kepala Seksi Penanggulangan Bencana dan Penangangan Pengungsi Pemkab Bojonegoro, Sutardjo ketika dikonfirmasi menyampaikan bahw data tersebut masih bersifat sementara.
"Sampai saat ini, yang terdata ada sebanyak 912 rumah, 130 hektar area pertanian dan jalan desa sepanjang 4,7 kilometer yang terendam banjir," ungkapnya.
Banjir juga diperparah dengan meluapnya Sungai Bengawan Solo akibat tingginya curah hujan pada Sabtu malam yang berlangsung cukup lama. Terlebih, saat ini kiriman air dari hulu sungai juga cukup besar.
"Hal ini mengakibatkan air Bengawan meningkat secara signifikan . Dan saat ini, sudah berada di posisi siaga II banjir untuk wilayah Kota," tandasnya.
(wln/wln)










































